Kedelai Dan Olahannya Di Korea

posted in: Berita | 0

Seperti informasi yang kita tahu, kedelai berasal dari wilayah China. Dari sana kedelai turut berkembang ke wilayah Jepang. Salah satu makanan berbasis kedelai yang berkembang di kedua negara tersebut adalah tahu. Akan tetapi, kedelai tidak hanya di kedua negara tersebut, kedelai juga berkembang di wilayah negara Korea. Di Korea, kedelai juga diolah menjadi bahan pangan baik yang terfermentasi ataupun tidak.

Merujuk dari artikel Utilization of Soybean as  Food Stuffs in Korea pada Shin Dong Hwa Food Research Institute Republic of Korea, kedelai di Korea bermula dari wilayah Manchuria dan Semenanjung Korea yang merupakan basis hidup suku-suku kuno Dongyi. Penanaman kedelai diperkirakan dimulai sejak sekitar 4.000 tahun yang lalu. Pada tahun 2009, total produksi kedelai Korea Selatan per tahunnya mencapai 139.251 ton per tahun. Ada berbagai jenis varietas yang ditanam, menyesuaikan dengan jenis produk olahan yang akan diproduksi.

Ada berbagai jenis produk olahan berbasis kedelai di Korea, akan tetapi umumnya dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu produk yang tidak terfermentasi dan terfermentasi. Produk berbasis kedelai tidak terfermentasi yang umum terdapat dikedelai adalah kecambah, tahu, dan susu kedelai. Menurut hasil penelitian, kecambah kedelai menjadi menarik karena memiliki kandungan vitamin C yang justru tidak terdapat pada biji kedelai. Per 100 gram kecambah kedelai mengandung 13mg vitamin C (Kim, et al, 1993).

Ada berbagai produk pangan berbasis kedelai terfermentasi di Korea yang umumnya termasuk ke dalam golongan pasta dan kecap. Salah satu yang terkenal adalah Doenjang. Dilansir dari bonappetit.com, Doenjang terbuat dari kacang kedelai dan garam yang difermentasi dalam waktu lama hingga menghasilkan tekstur pasta berwarna coklat tua.  Menurut Ni Luh Made Pertiwi F dalam Travel.Kompas.Com, doenjang digunakan dalam berbagai masakan Korea sebagai saus dasar. Doenjang memiliki rasa yang gurih, asam, dan kuat sehingga dapat membuat sup atau kaldu semakin enak.

Doenjang

 

Olahan fermentasi kedelai kedua yang ada di korea adalah Cheonggukjang. Cheonggukjang mirip dengan Natto yang ada di Jepang. Cheonggukjang merupakan kedelai utuh yang difermentasi  dengan Bacillus sp.  selama 2-3 hari. Cheonggukjang memiliki aroma yang kuat sehingga umumnya dikonsumsi dalam bentuk sup. Walaupun demikian, Cheonggukjang merupakan salah satu makanan yang digemari di Korea.

Cheonggukjang

 

Sumber Gambar

https://www.dbs.com/indonesia-bh/blog/live-awesome/5-Makanan-Khas-Korea-Halal-yang-Unik.page

https://www.gettyimages.ae/detail/photo/soy-bean-doenjang-_-soybean-paste-korean-high-res-stock-photography/591117900

Leave a Reply