Ternyata Ini Pengaruhnya Penambahan Tepung Tempe Terhadap Kandungan Protein Nugget Ayam

posted in: Berita | 0

Tempe merupakan produk olahan kedelai yang asli dari Indonesia dan kini sedang diajukan sebagai warisan budaya bangsa Indonesia. Tempe dibuat dari biji kedelai yang diragikan dengan jamur Rhizopus sp. Tempe mengandung protein nabati yang berasal dari kedelai. Walaupun demikian, sayangnya tempe masih sering dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat.

Untuk meningkatkan konsumsi tempe perlu dilakukan berbagai variasi pengembangan produk. Salah satu solusi dalam pengembangan produk dapat dilakukan dengan mengolah tempe menjadi tepung. Tepung tempe mengandung nutrisi yang baik seperti tempe dan dapat digunakan sebagai bahan baku pengolahan produk pangan lainnya.

Mustika Murni dari Balai Riset dan Standardisasi Industri Surabaya melakukan penelitian tentang penambahan tepung tempe terhadap kualitas dan cita rasa nugget tempe. Nugget ayam merupakan makanan siap saji yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Dengan penambahan tepung tempe diharapkan mampu  meningkatkan kualitas dari nugget ayam tersebut.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung tempe berbanding lurus dengan penambahan tepung tempe. Perlakuan penambahan  tepung  tempe  0%  menunjukkan  kadar protein  terendah  (15,49%)  sedangkan  perlakuan penambahan  tepung  tempe  25%  menunjukkan  kadar protein  tertinggi  (19,41%). Kenaikan kandungan protein ini dapat terjadi karena tepung tempe juga mengandung protein yang cukup tinggi. Dilihat dari sisi organoleptik warna, aroma, dan rasa, nugget dengan penambahan tepung tempe tidak berbeda nyata dengan nugget tanpa penambahan tepung tempe sehingga tetap diterima dengan baik oleh konsumen.

Sumber Gambar :

http://www.daftarkulinerunik.web.id/tag/resep-nugget-tempe/

Leave a Reply